Lewati ke konten
  • BERANDA
  • BERITA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA

Gubernur Khofifah: Implementasi B50 Jadi Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Energi Nasional dan Dorong Hilirisasi Industri

Sulthan Alfarizzy
Tayang : 9 Juli 2026 | 19:26 WIB
Gubernur Khofifah: Implementasi B50 Jadi Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Energi Nasional dan Dorong Hilirisasi Industri

KARAWANG, 9 JULI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri langsung peluncuran mandatori Biodiesel B50 oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di SPBU 34.413.40 Rest Area KM 57A Tol Jakarta – Cikampek Karawang, Kamis (9/7).

Atas peluncuran tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas langkah strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang terus mempercepat transformasi menuju kedaulatan energi nasional.

Ia menilai, implementasi B50 tidak hanya akan memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi sektor perkebunan, industri pengolahan, transportasi, hingga perekonomian daerah melalui penguatan hilirisasi dan peningkatan aktivitas industri dalam negeri.

"Peluncuran B50 merupakan langkah besar menuju kedaulatan energi nasional. Kebijakan ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki bangsa sendiri," ujar Khofifah.

Untuk itu, Gubernur Khofifah menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk siap mendukung penuh dan rmenjadi bagian penting dalam akselerasi transformasi energi nasional melalui implementasi mandatori Biodiesel B50 

Sebagai salah satu pusat industri, manufaktur, perdagangan, dan logistik nasional, Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam mendukung rantai pasok biodiesel, mulai dari distribusi, pemanfaatan hingga pengembangan industri pendukung.

“Jawa Timur memiliki seluruh modal untuk menjadi penggerak akselerasi energi berbasis biodiesel. Sebagai pusat industri dan logistik nasional, kami siap memastikan implementasi B50 berjalan optimal di daerah," katanya.

Khofifah menilai keberhasilan implementasi B50 memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

"Sinergi pemerintah, dunia usaha, BUMN, akademisi, dan masyarakat akan menjadi kunci agar manfaat B50 tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan menyejahterakan masyarakat,” imbuhnya.

Khofifah menyebut, pemanfaatan biodiesel akan memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional. Selain menekan impor solar dan menghemat devisa negara, peningkatan penggunaan biodiesel juga akan memperkuat hilirisasi industri berbasis kelapa sawit, membuka lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Semangat yang dibangun melalui B50 bukan sekadar menghadirkan bahan bakar alternatif, tetapi membangun kemandirian bangsa. Ketika kebutuhan energi semakin banyak dipenuhi dari sumber daya dalam negeri, maka ketahanan ekonomi nasional juga akan semakin kuat," jelasnya.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan bahwa Jawa Timur telah memiliki ekosistem industri yang mampu menopang percepatan transisi energi. Keberadaan kawasan industri, jaringan pelabuhan, infrastruktur logistik, serta sektor transportasi dan manufaktur yang berkembang menjadi modal penting dalam mendukung implementasi kebijakan energi nasional.

Ia meyakini, dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, BUMN, akademisi, dan masyarakat, implementasi B50 akan berjalan optimal sekaligus menjadi fondasi menuju pengembangan bahan bakar nabati dengan kandungan yang lebih tinggi di masa mendatang.

"B50 menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menghadirkan solusi energi yang berbasis pada kekuatan nasional. Ini bukan hanya soal energi, tetapi juga tentang penguatan industri, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan ekonomi yang semakin inklusif dan berkelanjutan," ungkapnya.

Khofifah juga menyampaikan, kebijakan ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi gas rumah kaca dan mendukung agenda pembangunan rendah karbon. Pemanfaatan biodiesel diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus manfaat lingkungan melalui pengurangan emisi dari sektor transportasi dan industri.

Di akhir, Khofifah mengajak seluruh pemangku kepentingan di Jawa Timur untuk mendukung implementasi B50 sesuai kewenangan masing-masing, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat dan dunia usaha.

"Jawa Timur siap menjadi bagian penting dalam akselerasi transisi energi nasional. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kami optimistis implementasi B50 akan semakin memperkuat ketahanan energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan," tegasnya.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam arahannya menegaskan bahwa peluncuran mandatori Biodiesel B50 merupakan tonggak yang sangat penting dalam perjalanan Indonesia menuju kemandirian energi. 

Menurut Presiden, kelangsungan hidup sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kemampuannya memenuhi tiga kebutuhan strategis secara mandiri, yakni pangan, energi, dan air. Karena itu, sejak sebelum dilantik sebagai Presiden, ia telah menekankan kepada jajarannya agar Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan dan swasembada energi serta mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak.

Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa implementasi program B50 diproyeksikan mampu menghemat devisa negara hingga sekitar Rp170 triliun sekaligus berkontribusi menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 44,46 juta ton CO₂ pada tahun 2026. Program mandatori B50 akan dimanfaatkan di berbagai sektor strategis, mulai dari otomotif, alat berat pertambangan, alat dan mesin pertanian, kereta api, angkutan laut, hingga pembangkit listrik.

"Ini adalah sebuah prestasi bagi bangsa Indonesia dan saya sangat bangga. Indonesia adalah bangsa besar yang memiliki kekayaan sumber daya alam luar biasa. Karena itu, kita harus memaksimalkan potensi tersebut agar menjadi bangsa yang mandiri dalam pangan dan mandiri dalam energi untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia yang kita cintai," tegas Presiden Prabowo.

Presiden pun meyakini peluncuran B50 akan menjadi momentum bersejarah yang menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mewujudkan swasembada energi sebagaimana cita-cita besar menuju kedaulatan nasional. 

Berita Hari ini

  • Gubernur Khofifah: Implementasi B50 Jadi Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Energi Nasional dan Dorong Hilirisasi Industri

    Gubernur Khofifah: Implementasi B50 Jadi Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Energi Nasional dan Dorong Hilirisasi Industri

    Tayang : 9 Juli 2026 | 19:26 WIB
  • Gubernur Khofifah Optimistis Penjaringan Calon Siswa Sekolah Rakyat Rampung Tepat Waktu Jelang Cek Kesehatan dan MPLS

    Gubernur Khofifah Optimistis Penjaringan Calon Siswa Sekolah Rakyat Rampung Tepat Waktu Jelang Cek Kesehatan dan MPLS

    Tayang : 9 Juli 2026 | 14:36 WIB
  • Perwalsan 2026 Jadi Momentum Transformasi, Ponpes Bumi Damai Al-Muhibbin Perkuat Tata Kelola Modern Berbasis Digital Tanpa Meninggalkan Tradisi Salaf

    Perwalsan 2026 Jadi Momentum Transformasi, Ponpes Bumi Damai Al-Muhibbin Perkuat Tata Kelola Modern Berbasis Digital Tanpa Meninggalkan Tradisi Salaf

    Tayang : 9 Juli 2026 | 12:07 WIB
  • Gubernur Khofifah Perkuat Sinergi Ekonomi Jatim–Riau, Misi Dagang Berhasil Bukukan Transaksi Fantastis Lebih dari Rp1 Triliun

    Gubernur Khofifah Perkuat Sinergi Ekonomi Jatim–Riau, Misi Dagang Berhasil Bukukan Transaksi Fantastis Lebih dari Rp1 Triliun

    Tayang : 8 Juli 2026 | 19:18 WIB
  • Gubernur Khofifah Dorong Alumni UNAIR Menjadi Agen Kolaborasi dan Penggerak Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

    Gubernur Khofifah Dorong Alumni UNAIR Menjadi Agen Kolaborasi dan Penggerak Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

    Tayang : 8 Juli 2026 | 15:20 WIB

Search

Author Details

pojokdaerah.id

Memberikan informasi dari daerah untuk indonesia.

  • Instagram
  • TikTok
  • Facebook
  • YouTube

Archives

  • Juli 2026 (23)
  • Juni 2026 (114)
  • Mei 2026 (162)
  • April 2026 (184)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (167)
  • Januari 2026 (179)
  • Desember 2025 (119)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)
  • Berita
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Hukum kriminal
  • Internasional
  • Keagamaan
  • Kesehatan
  • News
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Politik & Pemerintahan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sains & Teknologi
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi
  • Uncategorized

Tags

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Haji Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Kesenian Daerah khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis MBG OJK Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

POJOK DAERAH

  • Instagram
  • Facebook
  • TikTok

Copyright © 2025 pojokdaerah | member of Nusatama Media

Scroll to Top