Lewati ke konten
  • BERANDA
  • BERITA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA

Cetak SDM Unggul Berbasis Pesantren, Gubernur Khofifah Hadirkan Beasiswa STEM dalam Program LPPD Jatim 2026

Sulthan Alfarizzy
Tayang : 11 Juni 2026 | 08:59 WIB
Cetak SDM Unggul Berbasis Pesantren, Gubernur Khofifah Hadirkan Beasiswa STEM dalam Program LPPD Jatim 2026

SURABAYA, 11 JUNI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus memperkuat investasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) berbasis pesantren melalui peluncuran Program Beasiswa Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 di Ruang Hayam Wuruk Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Rabu (10/6).

Pada tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghadirkan terobosan baru dengan membuka akses beasiswa bagi santri untuk menempuh pendidikan di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), melengkapi program beasiswa yang selama ini telah mencakup jenjang S1, S2, S3 hingga studi ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

Gubernur Khofifah mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas SDM pesantren sekaligus memperluas diversifikasi profesi santri agar mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan pembangunan masa depan.

"Kita mencoba terus menguatkan kualitas SDM di Jawa Timur lewat diversifikasi akademik dengan memberikan akses bagi para santri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur. Program ini sesungguhnya sudah dimulai dari jaman Pak Imam Utomo tahun 2006, dilanjutkan jaman Pakde Karwo. Waktu itu S1, kemudian kita tingkatkan ke S2, kemudian S3, kemudian beasiswa ke Mesir," ujar Gubernur Khofifah.

“Tahun ini yang baru lagi adalah santri-santri dari berbagai pondok pesantren sudah mendapat kesempatan untuk bisa masuk pada program dalam payung STEM. Program ini diharapkan bisa menguatkan diversifikasi profesi yang berbasis pesantren," imbuhnya.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pesantren memiliki peran besar dalam menyiapkan generasi masa depan Indonesia. Karena itu, penguatan kapasitas santri melalui pendidikan tinggi menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan global yang semakin cepat.

Ia bahkan mengutip pandangan ilmuwan dan diplomat internasional Kishore Mahbubani mengenai pergeseran pusat peradaban dunia ke kawasan Asia. Menurut Khofifah, momentum tersebut harus dijawab dengan menyiapkan SDM unggul yang mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan akar nilai dan karakter kebangsaan.

"Sebetulnya gravitasi peradaban dunia ini sudah saatnya diwarnai oleh Asia. Waktu itu saya sudah sangat sering menyampaikan, tapi yang kemudian akhirnya menangkap ini adalah Korea Selatan. Seandainya kita bersiap jauh lebih awal, jauh lebih lama, kok rasanya peradaban dunia ini gravitasinya itu bisa kita lahirkan dan kita warnai dari Indonesia, terutama Jawa Timur," jelasnya.

Gubernur Khofifah pun menambahkan, integrasi pendidikan pesantren dengan ilmu-ilmu STEM merupakan bentuk afirmasi yang penting untuk mempercepat lahirnya generasi unggul yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

"Oleh karena itu, adaptasi dengan ilmu-ilmu STEM dengan dunia pesantren memang sudah harus dilakukan sebagai proses afirmasi. Jadi upaya percepatan atau afirmasi-afirmasi ini rasanya menjadi pintu masuk bagaimana sebetulnya apa yang sudah diprediksi oleh Mahbubani di tahun 2011 ini," tuturnya.

Lebih lanjut, Khofifah menekankan bahwa keberhasilan pembangunan SDM tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik semata, melainkan juga oleh kemampuan membangun kolaborasi, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pengembangan pendidikan berbasis pesantren

"Bukan hanya pendekatan _academic achievement_, tapi kebermanfaatannya dan peran-peran secara proaktif dalam berbagai sektor. Rasanya kita perlu membangun sinergi demi sinergi, kolaborasi demi kolaborasi, karena ini menjadi bagian penting untuk mengukur  Indeks Pembangunan Manusia. Tentu harapan kita ini bisa memberikan dampak yang lebih konkret bagi peningkatan kehidupan, kemasyarakatan, kebangsaan, dan kenegaraan," ungkapnya.

Untuk Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui LPPD menyiapkan beasiswa bagi 1.100 calon mahasiswa dan mahasantri. Program tersebut meliputi 60 mahasiswa Program Marhalah Ula (M1) Ma'had Aly, 45 mahasiswa Program Marhalah Tsaniyah (M2) Ma'had Aly, 540 mahasiswa Program Sarjana (S1) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), 285 mahasiswa Program Magister (S2) PTKIS, dan 80 mahasiswa Program Doktor (S3) PTKIN/PTKIS.

Selain itu, disediakan pula 40 beasiswa Program Sarjana (S1) STEM Perguruan Tinggi Negeri, 20 beasiswa Program Magister (S2) STEM Perguruan Tinggi Negeri, serta 30 beasiswa Program Magister (S2) Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

Program beasiswa tersebut membuka kesempatan bagi para penerima untuk menempuh pendidikan di 64 perguruan tinggi mitra di Jawa Timur maupun Universitas Al-Azhar Kairo yang merupakan salah satu pusat keilmuan Islam terkemuka di dunia.

Khofifah menyampaikan, selama enam tahun terakhir Program Beasiswa LPPD telah menjangkau 7.976 mahasiswa dan mahasantri dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.580 mahasiswa telah lulus program sarjana (S1), 1.325 mahasiswa lulus program magister (S2), serta 64 orang berhasil menyelesaikan pendidikan doktoral (S3).

Bahkan, hingga tahun 2029 mendatang, Jawa Timur diproyeksikan memiliki tambahan sekitar 250 doktor yang lahir dari program beasiswa tersebut.

"Ini adalah investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat Jawa Timur. Semakin banyak SDM unggul yang lahir dari pesantren, semakin besar pula kontribusinya terhadap pembangunan daerah, bangsa, dan negara," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua LPPD Jawa Timur Abd. Halim Soebahar menyampaikan apresiasi atas komitmen dan perhatian Gubernur Khofifah terhadap pengembangan pendidikan pesantren.

Menurutnya, berbagai inovasi yang dilakukan Pemprov Jawa Timur telah menjadikan Program Beasiswa LPPD terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi kalangan pesantren.

"Ada lompatan luar biasa yang terus dilakukan dengan inovasi dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, kami sangat bersyukur Jawa Timur dianugerahi pemimpin yang sangat peduli tentang pendidikan, tentang pesantren, tentang diniyah dan insya Allah ini akan membuat keberkahan bagi Jawa Timur," katanya.

Upaya yang dilakukan Gubernur Khofifah, sebut Halim Soebahar, juga memuluskan jalan santri. Terlebih dengan berbagai tantangan seperti visa, hambatan keberangkatan, hingga peningkatan Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab (PUSIBA).

"Ibu Gubernur langsung koordinasi dengan Grand Syeikh. Alhamdulillah, dengan back up dan turun tangan Ibu Khofifah, semuanya bisa clear. Semoga Jawa Timur tetap bisa melanjutkan program ini, itulah harapan masyarakat Jawa Timur. Karena memang sudah terbukti melahirkan SDM yang sangat bagus untuk masa depan Jawa Timur ini," harapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Beasiswa Tahun 2026 antara Ketua LPPD Provinsi Jawa Timur dengan 63 pimpinan perguruan tinggi mitra penyelenggara program beasiswa sebagai bentuk penguatan komitmen bersama dalam mencetak generasi unggul berbasis pesantren menuju Indonesia Emas 2045. 

Berita Hari ini

  • Perkuat Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp2,27 Miliar di Kota Probolinggo

    Perkuat Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp2,27 Miliar di Kota Probolinggo

    Tayang : 11 Juni 2026 | 13:35 WIB
  • Kemendes Fokus Bangun Kemandirian Ekonomi Desa melalui Sinergi dan Penguatan BUMDes

    Kemendes Fokus Bangun Kemandirian Ekonomi Desa melalui Sinergi dan Penguatan BUMDes

    Tayang : 11 Juni 2026 | 12:22 WIB
  • Fenomena El Nino Berpotensi Perpanjang Kemarau 2026, BMKG Dorong Mitigasi Sejak Dini

    Fenomena El Nino Berpotensi Perpanjang Kemarau 2026, BMKG Dorong Mitigasi Sejak Dini

    Tayang : 11 Juni 2026 | 12:18 WIB
  • Pemerintah Perkuat Kolaborasi Fiskal dan Moneter untuk Mendukung Transformasi Ekonomi Nasional

    Pemerintah Perkuat Kolaborasi Fiskal dan Moneter untuk Mendukung Transformasi Ekonomi Nasional

    Tayang : 11 Juni 2026 | 12:02 WIB
  • Aktivitas Perdagangan Meningkat, IHSG Menguat Seiring Pulihnya Sentimen Investasi

    Tayang : 11 Juni 2026 | 11:46 WIB

Search

Author Details

pojokdaerah.id

Memberikan informasi dari daerah untuk indonesia.

  • Instagram
  • TikTok
  • Facebook
  • YouTube

Archives

  • Juni 2026 (62)
  • Mei 2026 (162)
  • April 2026 (184)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (167)
  • Januari 2026 (179)
  • Desember 2025 (119)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)
  • Berita
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Hukum kriminal
  • Internasional
  • Keagamaan
  • Kesehatan
  • News
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Politik & Pemerintahan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sains & Teknologi
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi
  • Uncategorized

Tags

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Haji Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Kesenian Daerah khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis MBG OJK Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

POJOK DAERAH

  • Instagram
  • Facebook
  • TikTok

Copyright © 2025 pojokdaerah | member of Nusatama Media

Scroll to Top