• BERANDA
  • BERITA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA

Pengambilan Api Dharma Mrapen Simbol Kebangkitan dan Pencerahan

Sulthan Alfarizzy
Tayang : 11 Mei 2025 | 11:42 WIB
Pengambilan Api Dharma Mrapen Simbol Kebangkitan dan Pencerahan

Rangkaian kegiatan puncak Perayaan Tri Suci Waisak 2569 B.E Tahun 2025 yang akan dipusatkan di Candi Borobudur, diawali dengan pengambilan Api Dharma dari Sumber Api Alam Mrapen Desa Manggar Mas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, pada Sabtu (10/6/2025)

Prosesi pengambilan api dilakukan kurang lebih pukul 12.00 WIB oleh para bhikkhu sangha, perwakilan beberapa majelis umat Buddha, perwakilan dari Kementerian Agama, TNI, Polri, perwakilan pemerintah setempat dan beberapa instansi terkait.

Sebelum acara pengambilan Api Dharma, prosesi diawali dengan penyalaan lilin panca warna serta pembacaan paritta suci dari masing-masing majelis. Ada beberapa diantaranya majelis Sangha Theravada Dhamayut Indonesia, MBMI, Palpung, ZFZ Kasogatan, Sangha Mahayana Indonesia, dan Martrisia.

Perwakilan dari Bhikku Sangha, Bhante Subhacaro menjelaskan, penggunaan Api Dharma Mrapen dalam kegiatan Waisak merupakan hal yang rutin dilakukan sebagai simbol kebangkitan dan pencerahan. Melalui api ini, diharapkan ada spirit kuat untuk menghilangkan hal-hal yang bersifat buruk dan membangkitkan jiwa-jiwa yang baik.

"Setelah berhasil mengendalikan itu semua diharapkan bisa membangkitkan jiwa-jiwa yang baik dalam kita dan membangkitkan kesadaran kita untuk mengikis keserakahan, kebodohan dan kebencian. Jika ini terlaksana maka wujud kesejatian akan muncul dan akhirnya pula kita mengembangkan cinta kasih, kasih sayang dan bisa mewujudkan perdamaian dunia," terangnya.

Menurut Bhante, perdamaian dunia bisa terwujud jika rasa cinta kasih terus dikembangkan. Sebab jika sifat lobha bisa berkurang maka otomatis perasaan-perasaan kepada semua makhluk akan timbul. Sebaliknya jika yang dikembangkan adalah keserakahan maka akan memicu sifat keserakahan bahkan peperangan. "Ini sesungguhnya makna api sebagai wujud dari perdamaian. Ada pengendalian diri dan juga kasih sayang," tandasnya.

Dengan demikian melalui semangat Api Dharma, umat juga diharapkan memiliki tekad kuat untuk membangkitkan sifat-sifat baik dan memacu semangat dalam mengarungi kehidupan. Selain itu, Api Dharma Mrapen juga bisa menjadi sarana melatih diri untuk membiasakan dalam perbuatan-perbuatan positif. Jika hal ini terbentuk maka diyakini mampu melahirkan kesejatian abadi berupa tindakan yang tenang dan perdamaian. Ini selaras dengan tema Perayaan Hari Raya Waisak 2025, yaitu "Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan, Wujudkan Perdamaian Dunia".

Api Dharma selanjutnya di bawa Candi Mendut untuk disakralkan dengan pembacaan paritta suci oleh para Bhikkhu Sangha, Rohaniawan dari beberapa Majelis Agama Buddha, serta umat Buddha sebelum di bawa ke Candi Borobudur saat Waisak tiba.

Setelah melakukan perjalanan kurang lebih empat jam Api Dharma tiba di Candi Mendut dan langsung di terima oleh Bhikkhu Sangha, Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha Nyoman Suriadarma, Wakil Panitia Waisak Nasional Karuna Murdaya dan tokoh agama.

Sumber

Post Views: 99

Berita Hari ini

  • Khofifah Tekankan Peran Strategis Alumni UNAIR dalam Program MBG dan Penguatan Sapi Perah Jatim

    Khofifah Tekankan Peran Strategis Alumni UNAIR dalam Program MBG dan Penguatan Sapi Perah Jatim

    Tayang : 18 Januari 2026 | 15:39 WIB
  • Gubernur Khofifah Dorong Transformasi Pendidikan Jatim Melalui Rehabilitasi 22 Sekolah Negeri dan Swasta

    Gubernur Khofifah Dorong Transformasi Pendidikan Jatim Melalui Rehabilitasi 22 Sekolah Negeri dan Swasta

    Tayang : 18 Januari 2026 | 09:13 WIB
  • Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Tekankan Spirit Safar Spiritual Isra’ Mikraj sebagai Landasan Kesalehan Sosial

    Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Tekankan Spirit Safar Spiritual Isra’ Mikraj sebagai Landasan Kesalehan Sosial

    Tayang : 17 Januari 2026 | 18:37 WIB
  • Krisis Air Bersih Pascabanjir, TNI Turun Tangan Bantu Warga Desa Kute Reje

    Krisis Air Bersih Pascabanjir, TNI Turun Tangan Bantu Warga Desa Kute Reje

    Tayang : 17 Januari 2026 | 11:23 WIB
  • SIAKAD Nusantara, Jawaban Kebutuhan Sistem Akademik Kampus Modern

    SIAKAD Nusantara, Jawaban Kebutuhan Sistem Akademik Kampus Modern

    Tayang : 17 Januari 2026 | 11:04 WIB

Search

Author Details

pojokdaerah.id

Memberikan informasi dari daerah untuk indonesia.

  • Instagram
  • TikTok
  • Facebook
  • YouTube

Archives

  • Januari 2026 (103)
  • Desember 2025 (119)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)
  • Berita
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Hukum kriminal
  • Internasional
  • Keagamaan
  • Kesehatan
  • News
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Politik & Pemerintahan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sains & Teknologi
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi

Tags

#airlangga #Baznas #Jombang #Bisnis #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #KEKSingosari #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Presiden #Republik #Indonesia #Prabowo #Subianto #Presiden #Republik #Indonesia #PrabowoSubianto bansos Bupati Daerah Gubernur Jatim Haji Haramain Jombang Kemenag Kerjasama Kesehatan Unipdu Kesenian Daerah khofifah komdigi Madinah Makkah MBG Pembangunan Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Prabowo Presiden RI Sekertaris daerah jawa timur Sekretaris Daerah Sembako Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur warsubi

POJOK DAERAH

  • Instagram
  • Facebook
  • TikTok

Copyright © 2025 pojokdaerah | member of Nusatama Media

Scroll to Top